Home » Layout Jurnal dan Majalah » Bagaimana membuat Layout Jurnal Akademik dari Nol sampai Terbit

Bagaimana membuat Layout Jurnal Akademik dari Nol sampai Terbit

Mengelola jurnal akademik di Indonesia adalah tanggung jawab yang kompleks dan multidimensi. Di balik setiap artikel ilmiah yang dipublikasikan, ada proses panjang yang melibatkan sistem manajemen naskah, peer review yang ketat, dan — yang sering diabaikan — layout yang profesional dan konsisten. Layout jurnal yang baik bukan sekadar estetika: ia adalah bagian dari kredibilitas ilmiah jurnal itu sendiri.

Bagian 1: Memahami Ekosistem Jurnal Akademik Indonesia

1.1 SINTA dan Pentingnya Akreditasi

SINTA (Science and Technology Index) adalah portal pengindeksan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia. Akreditasi SINTA adalah pengakuan resmi bahwa sebuah jurnal memenuhi standar kualitas ilmiah yang ditetapkan. Jurnal yang terindeks SINTA memiliki 6 peringkat: SINTA 1 (tertinggi) hingga SINTA 6.

Mengapa akreditasi SINTA penting? Bagi dosen dan peneliti, publikasi di jurnal SINTA (terutama S1-S3) adalah syarat kenaikan jabatan fungsional dan pengajuan guru besar. Bagi institusi, memiliki jurnal ber-SINTA tinggi meningkatkan reputasi dan nilai akreditasi kampus. Bagi jurnal itu sendiri, indeksasi SINTA membuka pintu ke pengindeksan internasional yang lebih bergengsi seperti Scopus dan Web of Science.

1.2 Kriteria Penilaian SINTA yang Relevan dengan Layout

Dalam penilaian akreditasi SINTA, aspek “Gaya Penulisan dan Konsistensi Format” memiliki bobot yang signifikan. Aspek ini menilai: konsistensi format antar artikel dalam satu edisi, konsistensi format antar edisi, kesesuaian dengan panduan penulis (author guidelines), profesionalisme tampilan layout, dan kejelasan sistem sitasi dan referensi.

Jurnal dengan layout yang tidak konsisten — heading yang berbeda-beda formatnya, nomor halaman yang tidak konsisten, atau gambar dengan kualitas yang sangat bervariasi — akan mendapat nilai rendah di aspek ini dan berpotensi tidak lolos atau turun peringkat akreditasi.

1.3 OJS: Platform Manajemen Jurnal Standar Indonesia

Open Journal System (OJS) adalah platform open-source yang paling banyak digunakan untuk manajemen jurnal di Indonesia. OJS mengelola seluruh siklus hidup artikel: submission, peer review, revision, editing, layout, dan publikasi. Memahami workflow OJS adalah kunci pengelolaan jurnal yang efisien.

Bagian 2: Standar Format Jurnal Akademik

2.1 Ukuran Halaman dan Margin

Standar yang paling umum untuk jurnal akademik Indonesia: ukuran halaman A4 (21 × 29,7 cm), margin atas 3 cm, bawah 3 cm, kiri 3 cm, kanan 2,5 cm. Namun setiap jurnal bisa memiliki template sendiri yang berbeda dari standar umum ini — selalu ikuti template spesifik jurnal yang bersangkutan.

Layout teks umumnya dua kolom untuk artikel penelitian, dengan gutter (jarak antar kolom) 0,5–1 cm. Abstract biasanya dalam satu kolom penuh sebelum isi artikel yang dua kolom. Header dan footer konsisten di setiap halaman menampilkan nama jurnal, volume, nomor, tahun, dan ISSN.

2.2 Tipografi Standar Jurnal

Font yang paling umum untuk jurnal akademik Indonesia: Times New Roman 10–12pt untuk body text, bold untuk heading section, dan italic untuk istilah asing atau judul karya. Arial atau Calibri kadang digunakan sebagai alternatif sans-serif yang lebih modern.

Hierarki heading yang standar: judul artikel (14–16pt bold, centered), nama penulis (11–12pt bold, centered), afiliasi (10–11pt italic, centered), abstract heading (11pt bold, “ABSTRACT” atau “ABSTRAK”), section heading (12pt bold, all-caps atau numbered), subsection heading (11pt bold italic).

2.3 Struktur Artikel Standar

Struktur artikel jurnal ilmiah mengikuti format IMRaD yang sudah menjadi standar internasional. Header artikel: judul (dalam Bahasa Indonesia dan Inggris), nama seluruh penulis dengan afiliasi, korespondensi penulis, riwayat artikel (submitted, revised, accepted, published). Abstract: dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, 150–250 kata, dilengkapi Keywords 3–6 kata. Isi artikel: Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan. Referensi: menggunakan gaya sitasi yang konsisten sesuai kebijakan jurnal.

2.4 Sistem Sitasi dan Referensi

Konsistensi sistem sitasi adalah salah satu indikator kualitas jurnal yang paling terlihat. Pilihan gaya sitasi yang umum: APA (American Psychological Association) — paling umum untuk ilmu sosial, psikologi, dan pendidikan. IEEE — standar untuk jurnal teknik dan komputer. Vancouver/NLM — standar untuk jurnal kedokteran dan kesehatan. Chicago — untuk humaniora dan beberapa ilmu sosial.

Apapun gaya yang dipilih, harus diterapkan 100% konsisten di seluruh jurnal dan antar edisi. Ketidakkonsistenan sitasi adalah red flag yang langsung diperhatikan reviewer akreditasi.

Bagian 3: Membuat Template Jurnal di Adobe InDesign

3.1 Perencanaan Template

Sebelum membuka InDesign, tentukan dulu identitas visual jurnal secara komprehensif: nama jurnal dan logo institusi, ISSN cetak dan online, palet warna institusi (biasanya mengikuti warna kampus), font yang akan digunakan, dan struktur halaman standar.

Kumpulkan referensi template jurnal dari bidang ilmu yang sama untuk benchmark. Lihat bagaimana jurnal SINTA 1 dan 2 di bidang Anda memformat artikelnya — ini memberikan panduan tentang standar yang diharapkan reviewer akreditasi.

3.2 Setup Dokumen InDesign untuk Jurnal

Buat dokumen baru: Intent = Print, ukuran A4, Facing Pages aktif, margin sesuai standar jurnal. Buat Paragraph Styles yang komprehensif mencakup semua elemen artikel: Article Title, Article Title EN, Author Name, Affiliation, Correspondence, Received/Accepted date, Abstract Heading, Abstract Body, Keywords Label, Keywords, Section H1, Section H2, Body Text, Body Text First, Caption Table, Caption Figure, Reference, dan Footnote.

Buat Master Pages: A-Master untuk halaman isi dengan running header berisi nama jurnal dan nomor volume/edisi, B-First Page untuk halaman pertama artikel dengan area header khusus. Setup grid dua kolom dengan baseline grid untuk memastikan alignment vertikal yang sempurna antar kolom.

3.3 Membuat Template Word untuk Penulis

Selain template InDesign untuk layout editor, buat juga template Microsoft Word untuk penulis. Template Word yang baik memudahkan penulis mengikuti format jurnal dan memudahkan layout editor dalam proses produksi. Template Word harus mencerminkan struktur yang sama dengan template InDesign sehingga konversi dapat dilakukan dengan mudah.

Elemen penting dalam template Word: font dan ukuran yang sudah diatur, margin yang sesuai, style untuk setiap elemen artikel, instruksi dalam warna berbeda yang bisa dihapus penulis, dan contoh penempatan tabel, gambar, dan persamaan matematika.

Bagian 4: Workflow Layout Jurnal yang Efisien

4.1 Proses Produksi Layout

Workflow layout jurnal yang efisien biasanya berjalan dalam tahap berikut. Tahap 1 — Persiapan naskah: layout editor menerima naskah yang sudah disetujui untuk publikasi (post-review, post-copyediting). Periksa kelengkapan: semua komponen artikel ada, gambar beresolusi tinggi, tabel dalam format yang bisa diedit, dan referensi sudah dalam format yang benar.

Tahap 2 — Layout di InDesign: impor teks dari Word ke template InDesign, terapkan Paragraph Styles yang tepat untuk setiap elemen, tempatkan gambar dan tabel, dan pastikan tidak ada teks yang overflow.

Tahap 3 — Quality check: periksa konsistensi format dengan artikel lain dalam satu edisi, verifikasi nomor halaman, pastikan referensi terformat dengan benar, dan cek kualitas gambar.

Tahap 4 — Author proof: kirim galley proof (PDF) kepada penulis untuk diperiksa. Penulis hanya boleh melaporkan kesalahan faktual — bukan melakukan perubahan substansial pada tahap ini.

Tahap 5 — Finalisasi dan publikasi: setelah persetujuan penulis, finalisasi PDF untuk publikasi di OJS dan arsip.

4.2 Mengelola Gambar dan Tabel dalam Jurnal

Gambar dalam jurnal akademik membutuhkan penanganan khusus. Resolusi minimal 300 DPI pada ukuran cetak. Gambar dari software analisis (SPSS, R, Excel) sering memiliki resolusi rendah — minta penulis menyediakan versi resolusi tinggi atau vektornya. Format yang direkomendasikan: TIFF atau EPS untuk gambar hitam putih, TIFF atau PNG untuk gambar berwarna.

Tabel harus bisa diedit (bukan gambar tabel) agar layout editor bisa menyesuaikan lebar kolom dan formatting. Judul tabel ditempatkan di atas tabel, caption gambar di bawah gambar. Penomoran menggunakan sistem per artikel (Tabel 1, Gambar 1) atau per bab untuk jurnal dengan artikel sangat panjang.

4.3 Penanganan Persamaan Matematika

Persamaan matematika adalah salah satu tantangan terbesar dalam layout jurnal teknik dan sains. Di InDesign, gunakan plugin MathTools atau impor persamaan sebagai gambar vektor dari LaTeX atau MathType. Untuk jurnal dengan banyak persamaan, pertimbangkan menggunakan LaTeX sebagai software layout utama — LaTeX jauh lebih unggul dalam typesetting matematika dibanding InDesign.

Bagian 5: Publikasi di OJS

5.1 Upload Galley di OJS

Setelah layout selesai, file galley (PDF) diupload ke OJS melalui proses yang terstruktur. Di OJS 3.x: masuk ke submission yang bersangkutan → Production → Add Galley → upload PDF. Beri label galley yang jelas: “PDF” untuk versi bahasa Indonesia, “PDF (English)” untuk versi Inggris, dan seterusnya.

OJS juga mendukung format galley lain selain PDF: HTML untuk aksesibilitas yang lebih baik, XML (JATS format) untuk pengindeksan yang lebih baik di database internasional, dan ePub untuk e-reader. Menyediakan multiple format galley meningkatkan aksesibilitas dan visibilitas artikel.

5.2 Metadata yang Lengkap dan Akurat

Metadata artikel yang lengkap di OJS sangat penting untuk pengindeksan dan ditemukan di search engine ilmiah. Pastikan semua field terisi: judul dalam semua bahasa yang relevan, abstract dalam semua bahasa, keywords yang tepat, nama lengkap dan afiliasi semua penulis, DOI (jika jurnal sudah terdaftar di Crossref), dan tanggal submission, review, acceptance, dan publication.

5.3 DOI dan Crossref

DOI (Digital Object Identifier) adalah identifikasi unik untuk artikel ilmiah yang memastikan artikel bisa ditemukan bahkan jika URL website jurnal berubah. Pendaftaran DOI melalui Crossref adalah investasi penting untuk jurnal yang serius — ini adalah syarat untuk pengindeksan di banyak database internasional termasuk Scopus.

Proses pendaftaran: daftar sebagai member Crossref, bayar biaya keanggotaan tahunan (relatif terjangkau), dan gunakan plugin Crossref di OJS untuk mendepositkan metadata artikel dan mendapatkan DOI secara otomatis.

Bagian 6: Meningkatkan Visibilitas Jurnal

6.1 Indeksasi di Database Nasional dan Internasional

Selain SINTA, jurnal Indonesia yang berkualitas bisa diindeksasi di berbagai database nasional dan internasional yang meningkatkan visibilitas dan impak. Database nasional: GARUDA (Garba Rujukan Digital), IPI (Indonesian Publication Index). Database internasional gratis: DOAJ (Directory of Open Access Journals), Google Scholar, BASE, CORE. Database premium berbayar: Scopus, Web of Science (WoS) — membutuhkan kualitas yang sangat tinggi dan proses seleksi yang ketat.

6.2 Open Access dan Lisensi

Mayoritas jurnal akademik Indonesia mengadopsi model Open Access — artikel dapat diakses gratis oleh siapapun. Lisensi yang paling umum digunakan: Creative Commons CC-BY (paling permisif — membolehkan segala bentuk penggunaan dengan atribusi), CC-BY-SA (boleh digunakan dan didistribusikan ulang dengan lisensi yang sama), dan CC-BY-NC (boleh digunakan untuk tujuan non-komersial dengan atribusi).

Kesimpulan

Layout jurnal akademik yang profesional adalah fondasi dari kredibilitas dan reputasi jurnal ilmiah. Dari pembuatan template yang konsisten, workflow produksi yang terstruktur, pengelolaan OJS yang efisien, hingga strategi peningkatan visibilitas — setiap aspek berkontribusi pada kualitas jurnal secara keseluruhan.

Jurnal yang layoutnya konsisten, profesional, dan mudah dibaca tidak hanya lebih mudah mendapat akreditasi SINTA yang baik — ia juga lebih menarik bagi peneliti berkualitas untuk submit artikelnya, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas konten jurnal secara berkelanjutan.

Jika institusi Anda membutuhkan jasa layout jurnal akademik yang profesional dan memahami standar SINTA, tim dilayout.com siap membantu. Konsultasikan kebutuhan jurnal Anda sekarang.

Scroll to Top