Home » Layout Jurnal dan Majalah » Panduan Lengkap Layout Jurnal Ilmiah Sesuai Standar SINTA

Panduan Lengkap Layout Jurnal Ilmiah Sesuai Standar SINTA

Jurnal ilmiah yang terindeks SINTA (Science and Technology Index) adalah impian banyak pengelola jurnal akademik di Indonesia. Selain kualitas artikel dan proses peer review yang ketat, salah satu aspek yang dinilai dalam proses akreditasi SINTA adalah konsistensi dan profesionalisme tampilan layout jurnal. Artikel ini membahas panduan lengkap layout jurnal ilmiah yang sesuai standar SINTA.

Mengapa Layout Penting untuk Akreditasi SINTA?

Dalam penilaian akreditasi SINTA, aspek “Gaya Penulisan” mencakup konsistensi format penulisan, kejelasan instruksi untuk penulis, dan profesionalisme tampilan jurnal. Jurnal yang layoutnya tidak konsisten, susah dibaca, atau tidak mengikuti standar penulisan ilmiah internasional akan mendapat nilai rendah di aspek ini dan berpotensi tidak lolos akreditasi atau mendapat peringkat akreditasi yang rendah.

Standar Umum Layout Jurnal SINTA

Meski setiap bidang ilmu memiliki kekhususannya, ada standar umum yang berlaku untuk sebagian besar jurnal SINTA. Ukuran halaman: A4 (21 × 29,7 cm). Margin: 2,5 cm di semua sisi atau mengikuti template jurnal yang sudah ada. Layout teks: dua kolom untuk artikel penelitian, satu kolom untuk abstrak dan informasi artikel. Font body text: Times New Roman 10–11pt atau font serif yang setara. Spasi: 1 atau 1,15 untuk body text artikel.

Struktur Artikel yang Standar

Setiap artikel dalam jurnal SINTA harus mengikuti struktur yang konsisten. Header artikel berisi: judul (dalam Bahasa Indonesia dan Inggris), nama penulis dan afiliasi, informasi korespondensi, dan riwayat artikel (submitted, revised, accepted, published). Isi artikel mengikuti format IMRaD: Abstract (dalam Bahasa Indonesia dan Inggris), Keywords, Introduction, Methods, Results and Discussion, Conclusion, dan References.

Penomoran dan Referensi

Sistem penomoran yang konsisten sangat penting. Gunakan penomoran desimal untuk heading (1. Introduction, 2. Methods, 2.1 Sampling, dst.). Nomor tabel: “Tabel 1.” dengan judul di atas tabel. Nomor gambar: “Gambar 1.” dengan keterangan di bawah gambar. Untuk referensi, gunakan gaya sitasi yang konsisten sesuai bidang ilmu — APA untuk ilmu sosial, Vancouver untuk kedokteran, IEEE untuk teknik.

Template dan Konsistensi Antar Edisi

Salah satu indikator kualitas jurnal yang dinilai SINTA adalah konsistensi tampilan antar edisi. Buat template InDesign yang baku dan gunakan untuk semua edisi. Template ini harus mencakup semua Paragraph Styles, pengaturan halaman, dan elemen berulang seperti header jurnal, footer dengan nomor halaman, dan ISSN.

Software yang Direkomendasikan

Untuk layout jurnal SINTA yang profesional, Adobe InDesign adalah pilihan terbaik karena presisi tipografi, kemampuan mengelola banyak halaman, dan output PDF/X yang diakui secara internasional. Sebagai alternatif, LaTeX sangat populer untuk jurnal sains dan teknik karena kemampuannya yang unggul dalam menangani rumus matematika.

Kesimpulan

Layout jurnal yang sesuai standar SINTA bukan sekadar soal estetika — ia adalah bagian dari kredibilitas dan kualitas publikasi ilmiah Anda. Dengan template yang konsisten dan mengikuti panduan SINTA, jurnal Anda akan lebih mudah dalam proses akreditasi. Butuh jasa layout jurnal akademik? Hubungi dilayout.com.

Scroll to Top