Home » Layout Jurnal dan Majalah » Perbedaan Format Jurnal Nasional dan Jurnal Internasional

Perbedaan Format Jurnal Nasional dan Jurnal Internasional

Memahami perbedaan format antara jurnal nasional dan jurnal internasional adalah pengetahuan penting bagi peneliti, dosen, dan pengelola jurnal di Indonesia. Perbedaan ini bukan sekadar soal bahasa pengantar, tetapi mencakup standar layout, persyaratan teknis, dan prosedur publikasi yang berbeda secara signifikan. Artikel ini membahas perbedaan utama format jurnal nasional dan internasional yang perlu diketahui.

Definisi Jurnal Nasional dan Internasional

Jurnal nasional di Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan oleh institusi atau lembaga Indonesia, menggunakan Bahasa Indonesia atau campuran Indonesia-Inggris, dan terindeks di database nasional seperti SINTA, DOAJ, atau Google Scholar. Jurnal internasional adalah jurnal yang diterbitkan dalam Bahasa Inggris, memiliki editorial board dari berbagai negara, dan terindeks di database internasional bergengsi seperti Scopus, Web of Science (WoS), atau PubMed.

Perbedaan Bahasa dan Abstrak

Jurnal nasional: artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia dengan abstrak dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris). Kata kunci (keywords) dalam dua bahasa. Jurnal internasional: artikel ditulis sepenuhnya dalam Bahasa Inggris. Abstrak dalam Bahasa Inggris saja (kecuali jurnal bilingual). Standar penulisan bahasa Inggris akademis yang sangat tinggi — sering membutuhkan proofreading oleh native speaker.

Perbedaan Struktur Artikel

Struktur IMRaD (Introduction, Methods, Results, Discussion) adalah standar universal yang digunakan di kedua jenis jurnal. Namun jurnal internasional sering memiliki persyaratan tambahan yang lebih ketat: Highlights (3–5 poin kunci temuan penelitian), Graphical Abstract (ringkasan visual dalam satu gambar), CRediT Author Statement (pernyataan kontribusi masing-masing penulis), Declaration of Interest, dan Data Availability Statement.

Perbedaan Format Referensi

Jurnal nasional Indonesia umumnya menggunakan gaya APA (American Psychological Association) atau Vancouver. Jurnal internasional menggunakan berbagai gaya tergantung disiplin ilmu: APA untuk ilmu sosial dan psikologi, Vancouver/NLM untuk kedokteran, IEEE untuk teknik dan komputer, ACS untuk kimia, Chicago untuk humaniora. Setiap gaya memiliki aturan yang sangat spesifik — menggunakan gaya yang salah adalah alasan umum penolakan artikel.

Perbedaan Layout dan Tipografi

Jurnal nasional memiliki fleksibilitas layout yang lebih besar karena template biasanya ditentukan sendiri oleh pengelola jurnal. Jurnal internasional yang diterbitkan oleh publisher besar (Elsevier, Springer, Wiley) memiliki template yang sangat ketat dan spesifik — penulis harus mengunduh template resmi dan tidak boleh mengubah apapun dari template tersebut.

Perbedaan Proses Review

Jurnal nasional SINTA terakreditasi: peer review double-blind, proses 1–6 bulan. Jurnal internasional Scopus/WoS: peer review yang sangat ketat, proses bisa 6–18 bulan dengan kemungkinan major revision atau penolakan yang tinggi. Tingkat penerimaan jurnal top internasional bisa serendah 5–15%.

Kesimpulan

Memahami perbedaan format jurnal nasional dan internasional membantu peneliti mempersiapkan naskah dengan lebih tepat dan meningkatkan peluang penerimaan. Untuk layout jurnal yang sesuai standar, baik nasional maupun internasional, tim dilayout.com siap membantu.

Scroll to Top